Dibawah langit dengan warna hitam pekat dan udara yang sangat dingin sehabis hujan ini, ingatanku mulai flashback tentangmu ayah. Dimana masa kecilku bahagia dan kau selalu ada di sampingku, pada saat itu kau pergi meninggalkanku tapi kau kembali lagi saat aku terjatuh sakit, dengan pesawat dan pakaian dibadanmu kau langsung menemuiku di Jakarta. Pada saat itu aku merasa wanita kecil yang amatlah beruntung telah dicintai oleh seorang ayah yang luar biasa, tidak ada satu orangpun yang boleh membuatku menangis saat main, tugasku pada saat itu hanyalah bahagia di manja oleh tangan dan kasihmu.
Ayah, saat ini aku mengingat semuanya. Jika aku ingin kembali ke kedekapanmu nan hangat apakah itu hanyalah ilusi bagiku ?
Ayah, saat ini aku sudah dewasa. Tapi terkadang ilusiku ingin kembali lagi ke masa kecil dimana kau sangat mencintaiku, mengasihiku dan memanjakanku. Aku rindu dekapanmu yang sangat hangat, aku rindu ciummu yang sangat tulus. Ayah, apakah ini hanya anganku saja ? Apakah yang aku mau hanyalah ilusi saja ?
Ayah, ilusiku memang hebat. Ilusi itu selalu menghadirkanmu dalam ingatanku, apapun yang ku lakukan selalu ada gambaran wajahmu yang tampan. Ilusiku selalu membuatku akan selalu berada dalam dekapanmu setiap detik.
Rutinitasmu yang keras di Jakarta hanya untuk memberikan makan,pendidikan dan fasilitas untukku,abangku dan adik"ku. Darah,jiwa raga dan keringatmu bahkan nyawamu hanya untuk kami. Ayah, aku tau dunia kerjamu,aku tau perjuanganmu ,kau menomerduakan kami demi pekerjaanmu dan tidak bisa menghabiskan waktu untuk kami disini. Tapi ayah, kami sama sekali dan tidak ada setetes rasa benci terhadapmu sedikitpun.
Jika kau tua dan renta nanti, pulanglah dan tinggalkan dunia pekerjaanmu, aku dan semua anak-anakmu yang akan merawatmu,menjagamu dan memberikan fasilitas yang layak untukmu. Itu janjiku ayah!!
"Pintu rumah ini akan selalu menerimaku dan selalu ingin kau pulang; i miss you i love you dad"
Rabu, 21 September 2016
Selasa, 20 September 2016
Bermain Api adalah penyakit kronismu
Selamat malam lagi sahabat blogger, dibawah pekatnya gelap pada malam ini gue ada penulisan baru yang bersangkutan dengan perselingkuhan dan ini kisah nyata di Negara kita saat ini haha. Gua mau bahas ini karna banyak sekali makhluk di semesta ini yang hampir 95% mengalaminya, banyak pengalaman mereka satu per satu yang bakal gua bikin satu dalam tulisan gue kali ini.
Pernah gak sih lo ngerasa, ketika lo pacaran dan lagi sayang sayangnya dan saking cinta cintanya tiba” pas lo lagi berduaan ada yang ganggu kalian dengan suara deringan handphone dari pasangan kalian? Sekali dua kali lo masih kasih privasi pasangan lo tapi pas ketiga kalinya kalian curiga dong? Iya nggak sih?
Ketika ada hati tidak nyaman dan penuh pertanyaan di dalam otak kita memikirkan hal yang sepele tersebut, wajar dong karna kita mencintai pasangan. Lain halnya dengan pacaran tidak memakai hati yang tulus kalau seperti itu akan masa bodo dan cuek akan hal sepele tersebut. Sedikit demi sedikit kalian mencari tau dengan diam tapi pasti, tidak banyak tingkah namun pasti. Dan sekian lama waktu menunjukan bukti siapa pasangan kita sebenarnya.
Yaaa, dia yang kita cintai sudah memiliki cinta lain selain kit; mungkin di hatinya memiliki ruang untuk dua cinta. Dia yang selalu kita puja dengan perasaan yang lembut dan tulus telah berkhianat dengan main api di belakang kita lebih dikenal zaman sekarang adalah selingkuh!!!
Sayang, apa kurangnya aku sehingga kau mudah melukai hatiku dengan begitu kejinya, kau berselingkuh dengan wanita lain yang sangat kau puja dan kau banggakan?
Sayang, apa kamu tau betapa perihnya hati ini setelah mengetahui bahwa kau sekejam ini membalasan cinta tulusku selama ini. Apakah dia bisa memberikan cinta yang tulus untuk dirimu sama seperti aku ?
Sayang, apa kamu tau betapa terguncangnya jiwa ini mengetahui perselingkuhanmu; dengan segala seluruh perasaanku yang tulus untukmu?
Pada endingnya percintaan itu kandas dan meninggalkan noda yang susah hilang. Beberapa bulan dengan kesendirian dan ditemani dengan sepi dan gelap; akhirnya saat ini mereka menjadi manusia dengan berjuta kejutan dalam hidupnya, banyak hal positif yang mereka lakukan dan yang terpenting mereka mendapatkan pasangan yang jauh jauh lebih baik bahkan yang terbaik dari sebelumnya. Banyak yang mereka dengar tentang pasangan masalalunya yang telah berselingkuh menderita hidupnya, ada yang kuliahnya hancur berantakan, ada yang pergi dari ruang diusir dari orangtuanya. Tapi bagi pelaku perselingkuhan itu mungkin hal biasa dan mereka enggan untuk berubah, disni gua simpulkan bahwa seseorang yang suka berselingkuh ia memiliki penyakit dan tidak akan pernah berubah, mereka hanya seseorang yang murahan yang tidak mengerti arti cinta dan apa cinta itu sebenarnya.
So guys, kita yang punya harga diri jangan mau dibuat murahan. Jika ada yang baca blog gua yang sat iniu dan kebetulan suka berselingkuh; Cuma satu kata buat lo “berubahlah sebelum tak ada cinta hinggap di hatimu(lagi), hargailah cinta dengan perbuatanmu.”
Selasa, 13 September 2016
Proses Melupakan
Aku pernah menyimpan harapan besar agar hati ini selalu tegar tapi kau membuatnya melemah bahkan hampir hancur.
Kasih; apa kabarmu sayang?
Aku harap kau baik-baik saja dan sini aku berusaha untuk membuang semuanya...
Aku selalu berbicara pada Tuhan; jangan kau temukan aku dengannya ,bahkan menatapnya secara langsung. Aku ini sedang menjalani proses melupakanmu; bukan kenangan kita . Munafik sekali jika aku akan berucap untuk melupakan masalaluku denganmu; karna itu tidak akan pernah terjadi i can't do it!!
Sayang, janganlah kau menampakan wajahmu itu lagi; jujur rasa itu akan menimbulkan aku ingin memeluk erat tubuhmu.
Sayang, janganlah kau berdiri tepat satu jalur denganku; jujur rasanya ingin sekali aku berlari untuk menatapmu lebih dekat.
Sayang, menjauhlah sejauh yang kau bisa; agar aku tau bagaimana caranya proses melupakanmu dengan ikhlas...
Langganan:
Komentar (Atom)


